Sabtu, 15 Agustus 2015

Tips Perawatan Kacer untuk Lomba dengan Metode Harian

Perawatan Kacer untuk Lomba dengan Metode Harian - Burung kacer merupakan salah satu burung kicau yang memiliki suara merdu sehingga banyak penyuka burung yang memilih memelihara burung ini. Kacer biasanya digunakan oleh pemiliknya untuk mengikuti kompetisi kicauwan. Apakah Anda sudah mengetahui bagaimana melakukan perawatan kacer untuk lomba? Sebenarnya, ada beberapa cara yang terkenal yang dilatihkan pada kacer agar dapat berkicau sehingga bisa memenangkan lomba. Cara yang sering dilakukan adalah setelan harian & setelan lomba. 

setelan-harian-kacer,perawatan-harian-kacer-untuk-lomba,setelan-kacer-yang-pas,setelan-kacer-mbagong,
Baca juga: Cara Merawat Cucak Ijo Trotolan Agar Cepat Buny
Setelan harian adalah salah satu metode perawatan yang berfungsi agar kacer bisa rajin berkicau sehingga siap untuk lomba. Sedangkan setelan lomba adalah metode perawatan agar kacer dilatih mental nya sehingga waktu di lapangan rajin berbunyi dan juga tidak medok atau drop mental. Metode perawatan kacer untuk lomba setelan harian dan lomba merupakan dua metode yg apabila dilakukan dengan telaten maka hasil nya pun bisa maksimal. 

Padahal, pada dasarnya tidak ada metode khusus paling baik agar kacer bisa memenangkan lomba. Memang tidak ada metode khusus yg paling baik untuk menjadikan kacer berhasil memenangkan lomba karena burung kacer juga memiliki karakter serta keunikan sendiri-sendiri sehingga pemiliklah yg seharusnya lebih mengetahui karakter dari burung kacernya tersebut. Meskipun tidak ada metode perawatan khusus untuk kacer lomba seperti perawatan kenari untuk lomba, tetapi ada beberapa tips yg sering dilakukan untuk mempersiapkan kacer agar siap dilombakan.

Settingan Pakan Sebelum Perlombaan

Tips yg sering dilakukan oleh beberapa pemilik kacer yg pengalaman adalah melakukan perawatan dari pemandian, pemberian pakan hingga isolasi kacer. Perlu di ingat agar kacer bisa tampil maksimal sebaiknya dalam melakukan kegiatan diatas dilakukan secara rutin dan menyediakan pakan tambahan atau persediaan jangkrik yg banyak.

Salah satu perawatan kacer untuk lomba yaitu memberikan pakan jangkrik karena jangkrik mempunyai protein yg sangat tinggi & sangat bagus dikonsumsi oleh kacer agar bisa rajin berkicau. Karena itulah, pemilik kacer selalu memberikan tambahan pakan jangkrik sebelum kacer ikut berlomba. Jumlah pemberian jangkrik pun 3 sampai 5 kali lipat di berikan saat malam sebelum dilombakan dan di hari perlombaan, jika biasa di kasih 2 ekor saat pagi hari biasa maka di kasih 10 ekor pada saat malam sebelum hari H dan pagi pada saat perlombaan.

Perawatan Metode Harian Seminggu Sebelunya

Cara perawatan kacer agar bunyi gacor saat perlombaan juga sebaiknya dilakukan setiap pagi & sore di satu minggu sebelum perlombaan, dimana kacer hanya diberi pakan jangkrik sebanyak 2-3 ekor saja. Pemberian jangkrik ini sengaja sedikit agar kacer tidak terlalu agresif berkicau sehingga tidak membuang energi yng tidak penting. Namun menjelang lomba misalnya h-1 sebaiknya pada sore hari diberi makan lebih dari 10 ekor jangkrik agar tampil lebih maksimal. 

setelan-harian-kacer,perawatan-harian-kacer-untuk-lomba,setelan-kacer-yang-pas,setelan-kacer-mbagong,

Perawatan kacer untuk lomba selain memberikan pakan jangkrik, sebaiknya diberi pakan 1 porsi kroto dengan takaran 1 sendok teh makan & diberikan 1-2 kali dalam seminggu. Kroto bermanfaat sebagai tambahan energi. Nah selain 2 tahapan di atas burung kacer sebaiknya diberikan waktu istirahat dengan ditutupi dengan kerodong dan utuk minimalisir over birahi setiap malam dimandikan. Mandi malam elain buat mencegah over birahi, juga sebagi pelatihan agar napas lebih pannjang.


Bagaimana sudah jelaskan penjelasan diatas? Sebenarnya metode setelan harian atau metode setelan lomba efektif digunakan untuk burrung kacer. Namun perlu diingat bagi pemilik bahwa buruung memiliki karakter yang berbeda sehingga perawatan kacer untuk lomba pun tentunya berbeda.
Tips Perawatan Kacer untuk Lomba dengan Metode Harian Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dian Saputri